Selasa, 18 Februari 2014

Tak perlu khawatir terhadap serangan asteroid raksasa hari ini

Merdeka.com - Kasus kekerasan bermuatan politik di Aceh menjelang Pemilu 2014 terus mengalami peningkatan. Data yang dihimpun Kontras Aceh menyebut, dalam dua bulan ini sudah terjadi sebanyak 6 kasus kekerasan.

Belum lagi kekerasan yang terjadi pada tahun 2013 lalu sebanyak 19 kasus kekerasan bermotif pemilu. Rata-rata kasus kekerasan itu berbentuk intimidasi, teror dan bahkan ada penganiayaan.

"Jadi ada 25 kasus terjadi sejak Juni 2013 sampai Februari 2014 kasus kekerasan menjelang pemilu," kata Koordinator Kontras Aceh, Destika Gilang Lestari, di Banda Aceh, Selasa (18/2).

Ia mengatakan, faktor utama terjadi kekerasan menjelang pemilu di Aceh akibat ada upaya pembiaran dilakukan oleh polisi. Menurutnya, polisi belum maksimal menjaga ketertiban dan menciptakan iklim keamanan untuk masyarakat Aceh.

Sehingga pembiaran itu mengakibatkan pelaku kekerasan tidak memiliki efek jera. Bila polisi tegas, tentu kekerasan menjelang pemilu bisa diminimalisir. 

"Kekerasan yang dominan itu intimidasi, teror dan juga kekerasan fisik lainnya," tegasnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Featured Posts Coolbthemes