Senin, 17 Februari 2014

Aktivitas Kelud hari ini normal, tapi warga masih harus waspada

Meski masih berstatus awas di radius 10 kilometer, aktivitas Gunung Kelud pada 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, hari ini (18/2), terpantau normal. Namun, potensi lahar dingin masih menjadi ancaman bagi warga yang berada di sekitar bantaran sungai.


Dari pantauan Pos Pantau Gunung Kelud di Desa Sugihwaras, Dusun Margomulyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kondisi cuaca di atas gunung setinggi 1.731 mdpl dari permukaan air laut itu, berawan. Sedangkan embusan angin bertiup ke arah selatan. Suhu terpantau berkisar 19 hingga 21 derajat celsius dengan kelembaban udara 29 persen.

Untuk kegempaan, kata Kepala Pos Pantau Gunung Kelud di Desa Sugihwaras, Khoirul Huda, aktivitas tremor-nya terpantau berkekuatan 0,5 hingga 1 milimeter, amplitudo maksimal 0,5 hingga 1, kemudian satu kali gempa tektonik dan satu kali tektonik jauh.

"Meski aktivitas gunung terpantau normal, status Kelud masih awas. Sehingga, semua aktivitas di radius 10 kilometer masih tetap harus dikosongkan," terang Khoirul di Pos Pantau Gunung Kelud, Selasa (18/2).

Dia juga mengungkap, potensi ancaman lahar dingin pasca-erupsi Kelud, Kamis malam lalu, bisa terjadi di 28 sungai yang berada di wilayah Kabupaten Blitar dan enam sungai di Kabupaten Kediri.

"Ada banyak aliran sungai di Gunung Kelud, yang menjadi aliran lahar dingin. Hanya kita mengimbau kepada masyarakat di sepanjang bantaran sungai untuk tetap waspada jika melihat awan gelap di atas Kelud. Warga yang beraktivitas di bantaran sungai, harus mewaspadai awan gelap yang berpotensi bahaya lahar dingin," tandas dia mengimbau.

sumber:merdeka.com

0 komentar:

Posting Komentar

Featured Posts Coolbthemes