
Merdeka.com - Pembersihan abu vulkanik di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah memasuki tahap akhir. Ratusan personel TNI AU ditambah komponen lain yang diterjunkan sejak pekan lalu, berhasil membersihkan sisa abu erupsi Gunung Kelud di landasan pacu, taxiway, apron serta seluruh bagian bandara.
"Ini tinggal finishing saja, sudah 90 persen lebih. Siang ini kita perkirakan selesai. Insya Allah bandara besok pagi jam 07.00 WIB sudah bisa digunakan lagi," ujar Asisten Operasional Bandara Adi Soemarmo, Rini Sri Rahayu saat dihubungi merdeka.com, Rabu (19/2).
Pantauan merdeka.com, pembersihan bandara masih terus dilakukan hingga siang ini. Kesibukan petugas bandara dibantu anggota TNI AU, dua mobil pemadam kebakaran dari Solo dan Boyolali membersihkan landasan pacu dari sisa abu vulkanik.
Persiapan juga dilakukan di area parkir, lobby, serta ruangan tunggu. Sementara empat pesawat Garuda, Kalstar Aviation, Sriwijaya Air serta Lion Air masih ditutup terpal. Pesawat-pesawat tersebut sudah siap untuk terbang Kamis pagi.
Jelang pembukaan bandara pada Kamis (20/2) pagi, membuat loket-loket maskapai diserbu calon penumpang. Meski demikian, beberapa maskapai memilih mengembalikan tiketpenumpang baru, sebab mereka mengutamakan calon penumpang gagal terbang beberapa hari ini.
Branch Manager Kalstar Aviation Mohammad Ridwan, mengatakan tingkat keterisian (load factor) pesawatnya mencapai 100 persen. Pihaknya memprioritaskan penumpang yang sudah antre sejak 14 Februari lalu.
" Tiket kami juga sudah habis sampai tanggal 22 Februari. Tidak hanya pesawat yang dari Solo, Kalstar yang dari Kalimantan ke Solo juga penuh, katanya.
Pernyataan senada dikemukakan Distric Manager Sriwijaya Air, Taufik Sabar. Dua penerbangan untuk Kamis besok sudah penuh. Saat ini, pihaknya sedang melakukan inspeksi mesin pesawat.
"2 Flight Sriwijaya penuh semua. Kemungkinan akan terlambat maksimal 2 jam, tapi tidak merubah jadwal penerbangan. Yang dari Jakarta juga penuh," terangnya.
Sementara itu Marketing & Sales Manager Garuda Indonesia Solo, Endy Latief mengemukakan, load factor pesawatnya pada penerbangan Kamis (20/2) besok rata-rata di atas 75 persen, untuk rute Solo-Jakarta, maupun sebaliknya.
"Tingkat keterisian 5 flight kami rata-rata di atas 75 persen. Ada perubahan jadwal pemberangkatan, menyesuaikan NOTAM, karena bandara baru akan dibuka pukul 07.00 pagi," ucapnya.
0 komentar:
Posting Komentar