Setelah tidak menjalani latihan sejak Jumat (14/2) hingga Minggu (16/2), Persik Kediri mulai berlatih normal pada Senin (17/2) di stadion Brawijaya, Kabupaten Kediri.
Sebagaimana diketahui, erupsi dari gunung Kelud yang berlokasi di Kediri menyebabkan klub berjulukMacan Putih tersebut tidak bisa berlatih karena lapangan dan juga kawasan sekitar stadion tertutup oleh abu vulkanis.
Dan dinyatakan oleh pelatih Aris Budi Sulistyo, bahwa kini keadaan sudah mulai kondusif untuk berlatih. Meski pada Jumat pagi lalu sempat menggunakan lapangan futsal untuk berlatih.
"Kita memang meliburkan tim selama dua hari karena hujan abu. Namun sekarang sudah latihan dan lapangan sudah tidak berbahaya lagi," jelas Aris.
"Kita khawatir bila libur terlalu lama kondisi fisik akan turun dan tidak terjaga. Yang jelas selagi bisa berlatih kita akan berlatih, semoga tidak ada hujan debu lagi," harap Aris.
Persik Kediri memang seharusnya bertandang ke Karawang untuk menghadapi Persita Tangerang pada 17 Februari, namun karena erupsi dan abu vulkanis menutupi akses tim, maka laga tersebut diundur hingga 27 Februari mendatang.







0 komentar:
Posting Komentar